Arti Nama Dengan Harapan Besar, Motivasi, Tanggung Jawab, Dan Keinginan Untuk Sukses

Tak Lebih Dari Seorang Lulusan SMK Farmasi Yang Ingin Sukses Dengan Ilmu Seadanya. Membangun Usaha Dari Bawah.

Cover Depan Muhammad Ikhsan

Assalamualaikum. Wr. Wb… Di tulisan pembuka ini mungkin Saya akan mencoba untuk melakukan perkenalan singkat dan tentunya sharing pengalaman, karena guru terbaik adalah pengalaman kan (Katanya sih gitu hehe).

Nama saya Ikhsan, lengkapnya Muhammad Ikhsan Kusnadi. Pemuda biasa yang lahir di Bandung (tepatnya di Lembang) dari keluarga yang biasa-biasa saja.

Saat saya kecil tentu penasaran akan segala hal itu menjadi hal umum, dan termasuk hal sederhana seperti NAMA.

Sebagai orangtua pastilah selalu memberikan sebuah nama yang dirasa bagus dan memiliki arti tersendiri. Di dalamnya pasti juga ada harapan besar supaya kelak anaknya akan menjadi orang yang baik pula dalam kehidupan bermasyarakat.

Begitu pula dengan saya yang sangat bersyukur diberikan sebuah nama yang amat sangat dalam maknanya.

Muhammad itu Rasulullah, Ikhsan itu artinya baik, dan Kusnadi itu nama keluarga. Jadi Muhammad Ikhsan Kusnadi artinya pengikut nabi Muhammad yang kelak bisa lebih baik dari orang tuanya dalam segala hal baik karir agama dll (Aaaamiin).

Nama yang sangat keren dan dalam maknanya terutama bagi saya pribadi, nama yang menjadi suatu motivasi dan tanggung jawab untuk selalu berhasil dalam segala bidang yang saya tekuni.

Coba artikan apa arti nama yang diberikan oleh orang tua Anda, itu bisa menjadi suatu motivasi karena mereka pasti memberikan nama yang sangat bagus dengan maksud dan harapan yang besar didalamnya.

Perjalanan Singkat Tentang Kehidupan dan Pengalaman di Dunia Kerja, Merantau Ke Pulau Lain

Muhammad Ikhsan Internet Marketers BandungLulus dari sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Swasta di bidang FARMASI. Setelah lulus pasti akan ada 2 pilihan yang harus kita pilih kerja atau kuliah (atau nikah hehehe).

Kuliah adalah hal yang sangat saya harapkan, bisa melanjutkan pendidikan dan bisa sukses kalau sarjana (katanya sih gitu). Namun disisi lain banyak yang saya pertimbangkan terutama dari segi biaya kuliah apalagi untuk jurusan farmasi bisa dibilang sangat mahal kalau dibandungkan dengan segi kemampuan ekonomi keluarga saya.

Mengurungkan niat tersebut, akhirnya Saya awali kehidupan setelah lulus menjadi seorang Medical Representative di salah satu perusahaan farmasi nasional di Indonesia. Dan diluar expektasi pengalaman pertama bekerja Saya yang baru lulus di usia 17 tahun (KTP pun masih KTP sementara) adalah di Sumatera Selatan (Palembang).

Seorang Ikhsan muda bukanlah orang yang mandiri, mungkin bisa dikategorikan masih anak yang manja. Tapi kondisi yang membuat saya gak bisa mundur dengan tuntutan area penempatan tersebut membuat saya tetap menjalaninya.

Tim Askes OTTO Palembang 2013

1 Agustus 2013 Saya memulai pekerjaan pertama, tentu saja bahasa dan kultur budaya disini (Palembang) amat sangat berbeda dengan sunda. Terlebih Saya tidak memiliki saudara disini, so…. beradaptasi adalah keharusan supaya suasana nyaman dan kondusif dalam bekerja bisa saya bangun.

Beberapa bulan merantau saya mulai memiliki banyak teman, terbiasa dengan bahasanya bahkan sudah sangat fasih dengan bahasa Palembang. Tapi disisi lain banyak juga hal yang harus dipertimbangkan terutama dari sisi penghasilan.

Saya rasa penghasilan yang saya dapat tidak seimbang dengan kondisi yang harus saya korbankan. Kondisi yang jauh dari rumah dan berbeda pulau, tinggal sendiri tanpa saudara pasti membuat pengeluaran pribadi lebih banyak. Karena itulah do’a yang selalu Saya sebutkan saat itu adalah supaya mendapat pilihan terbaik dan bisa jauh lebih dekat dengan kota kelahiran Saya.

Jarak 1 tahun Saya dapat tawaran untuk mutasi area ke daerah Subang, yah walaupun gak deket rumah tapi setidaknya di jawa barat ya. Dibalik kejadian itu Saya memiliki kepercayaan tinggi tentang apa yang namanya kekuatan do’a.

Pengalaman Bekerja Ikhsan

Area baru dengan tanggung jawab baru, dsini saya mendapatkan penghasilan yang lebih besar dibanding saat di Palembang. Namun ada beberapa hal yang membuat saya tidak nyaman dan memutuskan RESIGN pada tanggal 31 Agustus 2015.

Selang berapa lama Saya mendapatkan pekerjaan baru di bidang yang sama dan lagi lagi area yang saya dapatkan membuat saya ga bisa setiap hari pulang kerumah dan harus menyewa kosan di daerah tersebut.

Pengalaman Bekerja di PT DIPA

Di perusahaan ini saya mendapatkan penghasilan rata – rata yang saya rasa cukup, 5jt++/bulan untuk lulusan SMK saya rasa bisa dibilang besar, dan pekerjaan di area baru ini pun lebih ringan dibanding sebelumnya.

Namun ada yang selalu membuat saya tidak nyaman dan ada pertentangan hati, terutama tentang bagaimana saya menekuni pekerjaan ini. Banyaknya kelalaian yang saya lakukan membuat apa yang saya lakukan berasa berat dan berfikir saya gak amanah dalam melakukan perkerjaan ini !

Training Pt Dipa

Niat untuk resign mulai muncul sejak lama, namun pemikiran tentang apa yang harus saya lakukan kedepannya setelah resign ?

  • Kuliah ? Pertimbangan bagi Saya kalau kuliah adalah biaya besar dan waktu yang saya rasa tidak sebentar (4 tahun). Untuk saya yang sudah memiliki mindset berbeda karena pengalaman pekerjaan pilihan kuliah harus saya pikirkan tentang positiv negatinya.
  • Cari kerjaan lain ? Saya amat sangat sadar diri kalau saya hanya lulusan SMK, So… Berapa sih bayaran maksimal sebuah institusi resmi apapun itu untuk menggaji seorang lulusan SMK ? Tentu saya harus amat sangat sadar kalau gaji Saya ga akan tergolong gaji yang besar.

Disinilah mulai munculnya ketidakfokusan dalam segala hal yang saya lakukan, ya mau bagaimana lagi semangat kerja udah gak ada. Sampai akhirnya saya ngobrol panjang dengan teman yang menekuni suatu usaha dengan hanya mengandalkan bantuan internet.

Zaman sekarang kita gak bisa meremehkan apa yang disebut INTERNET, hampir semua orang tahu dan pasti pernah menggunakannya, lalu saat berbicara potensi…. apa yang harus diragukan potensinya pada hal yang setiap hari digunakan dan bahkan menjadi kebutuhan wajib.

Bermodal sedikit nekat dan satu prinsip yang selalu saya tanamkan sampai sekarang “kalau meninggalkan sesuatu karena Allah, Allah pasti akan beri jalan bagaimanapun caranya”. Akhirnya 1 September 2018 saya resmi resign dan mengakhiri 4 tahun karir di perusahaan farmasi.

Tahap Awal SEO Ikhsan

Bingung dan ragu pasti ada dalam mengawali membangun sebuah usaha sendiri apalagi saya yang segala serba terbatas, bekal resignpun saya hanya memiliki sisa uang 1,9jt uang yang saya rasa serba terbatas apalagi untuk membangun dari awal. Tapi ya Allah kasih otak untuk berfikir dan bisa bertahan dari segala keterbatasan.

Ekspekstasi awal gak terlalu besar, bisa dapat 2-3jt aja sudah sangat saya syukuri. Disamping itu tidak adanya ikatan perusahaan membuat saya sangat bebas dalam membagi waktu, bebas waktu dengan keluarga, bebas waktu ke tempat ibadah tanpa adanya beban pekerjaan.

Tim SEO Ikhsan

1-2 bulan sih belum terlalu terlihat hasil yang mencolok, sampai jalan bulan ke 4 Alhamdulillah orderan mulai selalu ada dan banyak respon positif sampai sayapun sedikit kewalahan dan tidak bisa handle sendirian.

Disitulah saya mulai mencari rekan kerja yang bisa saya percayakan dan bisa diberi tanggung jawab, sampai sekarang saya masih mengembangkan apa yang saya rasa benar mencari rezeki tanpa kecurangan, usaha sendiri, dan insya Allah tanpa riba.

Intinya sih semua bisa asal ada kemauan, buang gengsi gak bisa dimakan gengsi mah. Penghasilan besar itu gak harus Kamu dapatkan dengan bekerja di sebuah perusahaan formal.

Kalau berbicara perbandingan penghasilan saat menjadi pekerja ada patokan penghasilan yang membuatnya disebut pendapatan tetap saya ambil angka rata rata misal 2jt – 10jt dan saya rasa hanya beberapa perusahaan dan jabatan Anda juga harus tinggi kalau ingin bisa dapat angka 10jt.

Tapi saat memiliki usaha sendiri ada resiko mendapatkan hasil 0 tapi tak ada batasan pendapatan dalam kata lain angka yang Kamu dapatkan adalah 0 – ~ semua tergantung bagaimana cara Anda mengembangkannya.

Mengesampingkan tentang berapapun income yang Anda dapat yang terpenting adalah bersyukur untuk mengukur seberapa pantas dan siap Anda diberikan titipan rezeki lebih. Motivasi saya mencari usaha sendiri hanyalah keinginan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih menenangkan hati dan Insya Allah lebih berkah.

Muhammad Ikhsan Kusnadi

Semoga tulisan ini bisa sedikit bermanfaat dan nantikan tulisan saya selanjutnya seputar sharing kehidupan pribadi. Kalau tulisan ini tentang pengalaman pekerjaan saya, baca juga tulisan kedua saya tentang mundur untuk bisa maju lebih jauh.

Ambil Langkah Mundur Untuk Maju Lebih Jauh, Bisakah ?

Coretan Singkat Tentang Memulai Sebuah Usaha, Berpikir Visioner Tentang Dampak Serta Hal Apa Yang Akan Terjadi Selanjutnya. oleh Muhammad Ikhsan Kusnadi.

Candi Gedong Songo Semarang

 

Assalamualaikum Wr Wb… Setelah lama tidak mengisi blog pribadi ini, saya coba pakai waktu luang saya untuk mengisinya lagi. Untuk yang belum lihat postingan sebelumnya bisa membuka postingan saya tentang cerita singkat memutuskan resign.

Sebenernya kadang agak ragu dan malu saat menceritakan hal hal seperti ini, pasalnya saya juga masih bisa dibilang newbie dan masih harus banyak belajar dari rekan rekan yang sudah memiliki income jauh lebih besar. Tapi gak ada salahnya kan sekedar sharing dan berbagi apa yang pernah saya rasakan.

Pernah gak sih kalian denger kata kata mundur untuk maju lebih jauh ? Mungkin itu yang saya rasakan saat awal menjadi seorang pengangguran.

Saya memang jarang bercerita tapi memang cukup banyak yang saya lepaskan saat pertama mencoba memulai sebuah usaha sendiri.

Kunjungan Ke Rumah Sakit Pamengpeuk

Apa saja ? Mulai dari pekerjaan utama saya. Yapp saya sengaja resign dengan modal yang sangat minimal mencoba gambling dengan peluang yang belum tentu jelas saat itu.

Resign dari status pekerja tetap tentu bukan hal yang mudah, apalagi di saat sekarang yang bahkan orang dengan title sarjana di berbagai universitas ternama pun masih sulit untuk mencari pekerjaan. Tapi ya namanya juga nekat, cuma modal tekad buat berkembang dan keyakinan Allah kasih jalan yang terbaik aja.

Tapi saya gak saranin juga untuk ngikutin seperti itu, nekat itu memang kadang perlu. Tapi menentukan plan yang matang sebelum bertindak akan lebih bagus dan tentu bisa meminimalisir kondisi terburuk bisa terjadi.

Tapi Alhamdulillah saya gak menyesali itu dan dalam beberapa bulan setelah itu kondisi keuangan saya sudah mulai stabil, bisa memenuhi kebutuhan sendiri dan barang yang saya inginkan, menyisihkan uang untuk orang tua, dan tentunya waktu luang yang lebih banyak.

Apa Metode Mundur Untuk Maju Lebih Jauh Itu Harus Selalu Diterapkan ?

Tahap Awal SEO Ikhsan

“Ini adalah saat awal saya mencoba dan belajar tentang SEO” (Masih serba di kasur maklum kmarnya kecil)

Ruang Kerja Sederhana Ikhsan

“Ini poto yang sudah lumayan lama setelah beberapa bulan berjalan” (cari kursi yang enak, soalnya klo di kasur sering nyeri cangkeng T_T )

Jika ada orang yang mengatakan saya udah sukses, kayaknya belum bisa saya terima. Definisi sukses kan berbeda baik takarannya maupun acuannya.

Kalau acuannya dari pendapatan, banyak sekali teman saya yang penghasilannya lebih besar dan sudah sampai punya rumah dan mobil, Kalo Aku mah apa atuh belum bisa gitu.

Tapi kalau berbicara tentang perkembangan setelah hampir setahun saya resign, saya amat sangat mensyukurinya. Karena walaupun sekarang saya sudah tidak memiliki pekerjaan, tapi apa yang saya usahakan dari awal bisa membuat saya memiliki penghasilan 3-4 kali lipat lebih banyak dari pada saat saya bekerja dulu. (Alhamdulillah ya Allah).

Liburan Ke Bali

Pencapaian yang memang lebih dari ekspektasi awal, penghasilan lebih banyak, waktu luang yang bebas dan tidak terikat, dan pencapaian lainnya adalah saya bisa membagi penghasilan saya ini untuk teman yang membantu saya bahkan di atas rata rata umr daerah.

Intinya semua pasti ada resikonya, hal yang wajar kalau semua orang pasti takut gagal dan takut menyesali apa yang sudah dikorbankan . Lalu sampai kapan prinsip seperti itu mau Kamu pegang ? Kalau gak ada action yang sepadan apa perubahan yang Kamu inginkan bisa terjadi ?.

Untuk kalian yang puas dengan pendapatan seadanya dan cukup kebutuhan sehari hari pernah gak kalian berpikir tentang perbedaan dulu dan sekarang ?

“Orang dulu zaman penjajahan mereka bekerja keras tapi gak dapet uang, hanya diberi makan”

“Orang zaman sekarang mereka bekerja keras untuk dapat uang, tapi hanya cukup untuk makan”

Bukan tidak bersyukur, tapi bukankah akan lebih banyak ibadah yang bisa kita lakukan kalau memiliki pendapatan yang lebih dari kebutuhan kita. Zakat, Sedekah, Kurban tahunan, dan bahkan naik haji semua perlu didukung dengan kondisi keuangan yang cukup.

Itu juga yang saya pikirkan selama setahun terakhir, bagaimana cara saya yang hanya lulusan smk ini bisa memiliki pendapatan lebih dari sekedar umr ? Bagaimana saya bisa membeli kebutuhan saya tanpa memberatkan orang tua ?

Musium proklamasi bandung

Prinsip saya saat melihat teman yang memiliki perbedaan terutama dari income dan uang yang dia hasilkan, jangan hanya terfokus pada jumlah nominal yang orang lain dapatkan yang membuatmu hanya memikirkan “enak ya jadi dia duitnya banyak” atau “si A tuh dia income perbulan bisa ratusan juta”. Hal seperti itu malah membuatmu semakin tertinggal.

  • Pikirkan kenapa dia bisa seperti itu ?
  • Apa yang berbeda dengan kita ?
  • Metode apa yang dia terapkan ?
  • Bisa gak kita belajar dari dia ?
  • Bisa gak kita terapkan hal yang sama ?
  • Jangan malu untuk selalu belajar dan bertanya.

Pikirkan bagaimana cara dia bisa mendapat income yang banyak seperti itu. Singkatnya ibarat cari tahu bagaimana cara menanam padi sampai bisa di panen bukan cuma minta saat sudah menjadi beras atau bahkan nasi.

Karena saya pun belajar dari teman yang umurnya dibawah saya dan saya gak malu, malah bersyukur punya teman yang bisa mengajarkan ilmu yang bermanfaat dan bisa memberikan dampak yang besar. Sampai sekarang saya masih sering bertanya dan berkonsultasi kalau ada kesulitan.

Dan jangan lupa selalu libatkan peran serta Allah dalam segala hal yang kita niatkan, karena semua bisa terjadi karena izin-Nya.

Finn Beach Bali

Gitu deh pokoknya cerita singkat saya, kadang apa yang orang lain lihat sebagai kemunduran malah menjadi cara tersendiri yang Allah berikan untuk menjadikan kita pribadi yang berkali kali lipat lebih baik dari sebelumnya.

Saya tegasin lagi kalau ini hanya cerita dan beberapa penilaian dari sudut saya pribadi, kalau ada kesalahan mohon di maafkan dan dimaklumi “da aku teh masih belajar atuh hehe”.

Terima kasih untuk yang sudah meluangkan waktu membacanya semoga kita selalu bisa menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya, yang bisa selalu menyebarkan kebahagiaan dan bisa saling mengingatkan dalam kesalahan.

Umbul Sidomukti Ungaran

Setelah ini mungkin saya akan menulis dan bercerita tentang bidang yang saya tekuni, jadi follow IG nya m_ikhsan_k biar tahu kapan posting lagi, semoga gak males hehehe.